Tujuhbelasan Ada Lomba Makan Kerupuk, Ternyata Ini Sejarahnya!

Table of Contents

PURWOKERTO – Setiap perayaan tujuhbelasan dalam rangkat HUT RI, banyak pihak yang menggelar sejumlah lomba yang biasanya di peruntukkan bagi anak-anak. Salah satunya lomba makan kerupuk. Lomba tersebut sengaja di adakan untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan.

Salah satu lomba yang biasa di gelar bagi anak-anak adalah lomba makan kerupuk. Jenis lomba ini banyak diadakan oleh masyarakat. Sebenarnya bagaimana sejarah dan awal mula adanya lomba makan kerupuk ini?

Di kutip suarabanyumas.com dari wikipedia, lomba makan kerupuk adalah salah satu lomba yang diadakan saat perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga : Soal Pendirian SLB Negeri, Ini Jawaban Ganjar

Lomba ini sangat sederhana dan bisa di ikuti oleh semua orang dari segala umur atau jenis kelamin. Bahan yang di butuhkan untuk perlombaan ini hanyalah kerupuk dan tali.

Kerupuk yang di gunakan biasanya adalah jenis kerupuk putih. Penentuan pemenang hanya berdasarkan siapa yang paling cepat dari peserta lain dalam menghabiskan kerupuk yang tergantung.

Saat perlombaan berlangsung, tidak boleh ada bantuan tangan dan setiap peserta tangannya berada di belakang punggung atau diikat.

Sejarah

Lomba makan kerupuk adalah lomba yang berikatan dengan masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Pada 1930-1940an, Indonesia mengalami krisis ekonomi dan membuat rakyat Indonesia akrab dengan kerupuk sebagai pelengkap makanan saat itu.

Selain itu, kerupuk juga makanan yang identik dengan rakyat karena harganya yang murah. Pada 1950-an, Indonesia mengalami krisis dan perlombaan ini kali pertama di adakan untuk mengingat bahwa rakyat Indonesia pernah berada pada masa krisis yang di tandai dengan rakyat yang mengonsumsi kerupuk.

Baca Juga : Sapa Mahasiswa Baru Unsoed, Ganjar Beri Gambaran Geopolitik

Kerupuk ini menjadi lambang kesetaraan semua rakyat di saat sedang susahnya mencukupi kebutuhan pangan. Meski lomba kerupuk adalah hiburan di masa sekarang, namun hal ini juga sebagai simbol persatuan agar masa sulit tidak terulang.(*-7)

 

Sumber : wikipedia

Tautan Sumber Berita

Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kantor Desa:

Jl. Raya Bantarsari, Bantarsari, Kec. Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53281

© 2022 made by: sketsaemas.com