Empat Napi di Banjarnegara Sujud Syukur, Kenapa?

Table of Contents

BANJARNEGARA – Sebanyak empat narapidana (napi) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 2 B Banjarnegara sujud syukur dan menangis haru saat mendapatkan remisi bebas di Hari Kemerdekaan RI, Rabu (17/08/2022).

Usai bebas, mereka berharap bisa di terima keluarga dan masyarakat.

Pada Hari Kemerdekaan RI tahun ini, sebanyak 73 warga binaan Rutan Banjarnegara mendapatkan remisi atau potongan masa hukuman.

Empat orang di antaranya mendapatkan remisi langsung bebas. Begitu mendapatkan surat keteragan bebas, keempat napi langsung sujud syukur dan menangis haru.

Baca Juga : Unik, Wisatawan Arung Jeram Upacara di Sungai Serayu

Usai sujud syukur, keempat napi saling bersalaman dan berpelukan karena segera menghirup udara bebas.

Salah satu napi, Rahmat mengaku sangat bahagia mendapatkan remisi bebas. Di Hari Kemerdekaan ini, ia segera menghirup udara bebas dan kembali ke keluarganya.

“Alhamdulillah, saya dapat remisi bebas. Rasanya sangat bahagia sekali,” ucapnya sambil terbata-bata menahan haru.

Dia mengaku mendapatkan ganjaran hukuman 2 tahun penjara atas perbuatannya menggelapkan sepeda motor. Dan saat ini sudah menjalani hukuman 19 bulan.

Selama di dalam rutan, ia dibekali berbagai keterampilan. “Insyaallah, saya akan bekerja yang halal untuk menafkahi istri dan anak-anak,” tuturnya.

Hari Kemerdekaan

Kepala Rutan Banjarnegara, Karyono mengatakan, pemberian remisi kepada warga binaan setiap peringatan Hari Kemerdekaan.

Tahun ini, ada 73 warga binaan yang mendapat remisi, 69 napi mendapat remisi tertentu dan 4 napi mendapat remisi bebas.

“Syarat untuk mendapatkan remisi yakni sudah menjalani hukuman pidana minimal 6 bulan dan berkelakuan baik, serta mengikuti berbagai kegiatan di dalam Rutan,” jelasnya.

Dia berharap napi yang bebas dapat kembali ke keluarga dan masyarakat. Selain itu bisa mencari penghasilan yang halal untuk menghidupi keluarga.

“Pesan saya, agar bertaubat dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu. Kembali ke masyarakat dengan baik,” terangnya.

Penjabat Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto mengatakan, pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi kepada warga binaan yang berkomitmen mengikuti program pembinaan.

Baca Juga : Peringati HUT Pramuka, Ini Pesan Wagub Jateng!

Tujuan program pembinaan yakni untuk menyiapkan bekal mental, spiritual, dan sosial untuk dapat berintegrasi dengan masyarakat.

“Bagi yang mendapatkan remisi, jadikan momen ini sebagai motivasi untuk berperilaku baik dan taat pada aturan,” tandasnya.(cs-)

Tautan Sumber Berita

Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kantor Desa:

Jl. Raya Bantarsari, Bantarsari, Kec. Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53281

© 2022 made by: sketsaemas.com