Rakor POK Juli 2022, Bupati Harapkan Adanya Perbaikan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan

Table of Contents

You are currently viewing Rakor POK Juli 2022, Bupati Harapkan Adanya Perbaikan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan

CILACAP – Sebagai salah satu upaya dalam melakukan evaluasi dan mengukur tingkat kinerja pengguna anggaran dalam melaksanakan kegiatannya, serta untuk mengidentifikasi sekaligus menyelesaikan permasalahan yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan, Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) APBD Tahun Anggaran 2022 sampai dengan Bulan Juli 2022 di Ruang Rapat Jalabumi Setda Cilacap pada Senin (29/8/2022).

Rakor tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Awaluddin Muuri. Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan M. Wijaya, Asisten Administrasi Umum Sumbowo, Kepala BKPPD Budi Santosa, Kepala BAPPEDA Sujito serta para Kepala atau pejabat SKPD Kabupaten Cilacap.

Bupati Cilacap Tatto S. Pamuji.
Bupati Cilacap Tatto S. Pamuji.

Dalam sambutannya, Bupati mengharapkan kegiatan ini mampu mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan pembangunan dengan mengacu pada target yang telah ditetapkan dan meminimalkan timbulnya permasalahan pasca pelaksanaan kegiatan, baik secara administrasi, keuangan maupun fisik.

“Kegiatan ini tentu dapat menjadi bahan perbaikan pelaksanaan kegiatan pembangunan ke depan, sekaligus mampu memotivasi peningkatan kinerja Saudara dalam pelaksanaan program kegiatan,” katanya.

Bupati juga mengapresiasi OPD yang realisasi fisik maupun keuangannya sudah cukup baik. Ia berharap agar hal ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi. Kepada OPD pengampu kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, Bupati mengingatkan agar pengelola kegiatan, khususnya pengawas lapangan untuk melakukan pengawasan secara cermat, sehingga kualitas pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan.

M. Wijaya kemudian menjelaskan mengenai Rekapitulasi Pagu Belanja, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), Surat Pertanggungjawaban (SPJ), Target dan Realisasi Fisik APBD sampai dengan 31 Juli 2022. Ia mengatakan bahwa rata-rata realisasi SP2D mencapai 43,89% dan realisasi SPJ sebesar 43,82%.

Dari target fisik kegiatan sebesar 72,32%, tercapai sebesar 61,72% atau deviasi -10,60%. Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan beberapa regulasi sehingga harus merubah dokumen perencanaan, adanya recofusing anggaran serta Covid-19 yang sampai saat ini belum benar-benar berakhir.

Di hadapan awak media, Awaluddin Muuri mengatakan bahwa dengan Rakor ini, ia dapat memantau pelaksanaan kegiatan APBD, perkembangan realisasi DAK regular yang mencapai 51,47%, DAK Penugasan 52,60%  dan DAK Non Fisik sebesar 45,82% serta bantuan keuangan provinsi. Ia juga menghimbau kepada seluruh SKPD untuk segera menyelesaikan rencana perubahan APBD 2022 dan 2023.

“Saya harap SKPD segera menyusun, karena setelah itu akan diverifikasi dan kemudian akan di-review oleh Inspektorat,” tutupnya. (enka)

IMG 3725 scaled

Tautan Sumber Berita

Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kantor Desa:

Jl. Raya Bantarsari, Bantarsari, Kec. Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53281

© 2022 made by: sketsaemas.com