Seminar Nasional PGM Indonesia Kabupaten Cilacap, Direktur GTK Bagikan Tips jadi Guru Madrasah Profesional

Table of Contents

CILACAP – Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag RI, Dr Moh Zain hadir menjadi pemateri dalam acara seminar nasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah (PD) Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Cilacap di Fave Hotel, Sabtu, 3 September 2022.

Acara seminar nasional itu mengusung tema kekinian, yakni “Guru Madrasah Profesional di Era Merdeka Belajar”.

(Baca Juga: Ssstt..Ada Beasiswa S1 bagi Guru Madrasah dan Pesantren Lho!)

Dalam kesempatan itu, Moh Zain membagikan tips dan trik supaya bisa menjadi guru madrasah profesional di era merdeka belajar.

Ia mengingatkan kepada para tenaga pendidik madrasah untuk aktif update informasi, terutama pada portal yang menjadi pusat pelayanan PTK Kemenag.

“Guru harus update data diri masing-masing di simpatika, agar tidak ketinggalan informasi,” Moh Zain.

Moh Zain juga mengingatkan kepada para peserta seminar mengenai pentingnya metode guru dalam mengajar.

“Metode mengajar guru lebih penting dari pada materi yang diajarkan, kehadiran guru lebih penting dari pada metode, ketulusan guru lebih penting dari pada metode dan kehadiran guru,” kata Moh Zain.

“Intinya bahwa ruh guru sangat berperan dalam membentuk karaktek murid,” tambah dia.

Guru Madrasah Harus Punya Integritas, Pengetahuan dan Keterampilan

Dr Zain juga menjelaskan bahwa ada tiga hal penting dari guru untuk bisa dikatakan profesional. Pertama itu integritas, yakni mengenai kejujuran berupa kesesuaian antara kata dan perbuatan.

Kedua, yakni mengenai knowledge, berupa pengetahuan yang harus dimiliki oleh guru.

“Kemudian yang ketiga yakni skill atau keterampilan. Di era digitalisasi guru harus ramah dengan teknologi informasi dan komunikasi. Guru harus menguasai teknologi informasi,” kata dia.

Sementara itu, anggota DPD RI dari Dapil Jateng, Abdul Kholik mengingatkan kepada PGM Indonesia Kabupaten Cilacap selalu semangat dalam menjalankan tugasnya.

Menurut dia, Pasal 31 UUD 1945 tidak membedakan antara sekolah negeri dan swasta. Karena untuk urusan pendidikan itu semuanya sama.

Karena itu, dia meminta agar PGM Indonesia Kabupaten Cilacap untuk andil dan bersemangat dalam menyuarakan isi hati dan aspirasi semua guru, baik ASN maupun non ASN.

Acara seminar nasional PGM Indonesia Kabupaten Cilacap sendiri diikuti 760 peserta. Masing-masing peserta itu dari pengawas, serta kepala dan guru madrasah di Kabupaten Cilacap.

Kepala Kemenag Cilacap, Imam Tobroni mengaku bangga dengan kiprah PGM Indonesia Kabupaten Cilacap. Hal itu melihat semangat yang tinggi dari para pengurus hingga anggotanya.

Kepala Kemenag Cilacap Imam Tobroni Beri Apresiasi

“Saya sangat bangga dengan PGM Indonesia Kabupaten Cilacap, karena meski baru memasuki umur 2 tahun, namun semangatnya terasa lebih dari 29 tahun,” terang Imam Tobroni, saat membuka acara itu.

Imam Tobroni mengajak kepada tenaga pendidik madrasah untuk membangun maindset yang mandiri.

“Ingat para guru semua, cita-cita itu gratis, so, mari kita ajak guru dan murid kita untuk memiliki cita-cita setinggi mungkin,” kata pria yang akrab disapa KangImam itu.

Sementara itu, Ketua Umum PD PGM Indonesia Kabupaten Cilacap, Ali Sodiqin mengatakan, bahwa seminar nasional itu menjadi bagian program kerja pihaknya. Ia berharap seminar itu bisa menjadi salah satu wadah bagi guru dalam berhikmat di kementerian agama.

“Semoga kehadiran dua nara sumber, yakni pak Dirjen GTK dan dari anggota DPD bisa memberikan tutur, wuwur dan sembur bagi kita para guru madrasah,” kata Ali Sodiqin.

Ketua panitia, Mamat Rahmat mengatakan, bahwa acara itu terlaksana berkat kerja sama semua pihak, utamanya guru madrasah yang ada di kabupaten Cilacap.

(Baca Juga: Mujahadah Al Asmaul Husna MWC NU Menggema di Kampus STKIP Majenang)

Di sisi lain, peserta seminar memberi apresiasi, karena materinya dapat nge-charge semangat para guru dalam melaksanakan.

“Materi Pak Moh Zain sangat bagus, sehingga saya jadi ingin segera menerapkan apa yang beliau ungkapkan pada murid-murid. Saya ingin mengajar dengan cinta dan menghadirkan ruh pada kegiatan pembelajaran saya,” kata guru MTs Negeri 3 Cilacap, Susyati, diiyakan sejumlah rekan guru lainnya. (day-6)

Tautan Sumber Berita

Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kantor Desa:

Jl. Raya Bantarsari, Bantarsari, Kec. Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53281

© 2022 made by: sketsaemas.com